fbpx
Tentang HIV/AIDS & Pesan "Jauhi Virusnya Bukan Orangnya"
Source : freepik

Tentang HIV/AIDS & Pesan “Jauhi Virusnya Bukan Orangnya”

Sakit adalah kondisi yang tidak diinginkan semua orang karena kegiatan sehari-hari akan terganggu. Dari berbagai penyakit di dunia, ada yang ringan hingga parah. Salah satu penyakit yang parah dan ditakuti adalah AIDS.

Seputar HIV dan AIDS

HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah virus yang menyerang kekebalan tubuh dan akan semakin melemah. Dengan keadaan tersebut tubuh akan mudah terserang penyakit karena tidak memiliki kemampuan untuk melawan infeksi dan penyakit.

AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome merupakan keadaan di mana virus sudah menyerang tubuh dan dalam tingkatan yang parah. Di sini tubuh penderita tidak bisa melawan infeksi yang masuk. Jadi AIDS adalah sebutan untuk penyakit ini.

Gejala Penyakit AIDS

Gejala yang dapat muncul pada tubuh yang terjangkit virus HIV memiliki 3 tahapan, berupa.

  1. Tahap pertama pengidap akan mengalami gangguan kesehatan seperti sedang mengalami flu. Namun gejala ini berlangsung dalam waktu yang lama yaitu 1 atau 2 bulan. Selain itu gejala dapat berupa nyeri tenggorokan, pembengkakan kelenjar getah bening, dan nyeri sendi.
Baca Juga :  Cara Mengatasi Diare Saat Puasa, Perhatikan Hal Ini

Selama beberapa tahun gejala mungkin tidak akan tampak. Pada tahap pertama sistem kekebalan tubuh dari orang yang terjangkit virus HIV akan berusaha melawan dengan membentuk antibodi.

  1. Tahap kedua merupakan saat virus HIV akan terus berkembang dan semakin merusak kekebalan tubuh. Dapat berlangsung selama lebih dari 10 tahun. Saat inilah orang dengan virus HIV mampu menularkan virus kepada orang lain jika tidak berhati-hati.
  2. Tahap ketiga merupakan keadaan di mana tubuh yang terjangkit sudah tidak bisa melawan berbagai penyakit. Karena pada tahap kedua tidak segera ditangani maka akan berkembang menjadi AIDS.

Tandanya berupa demam yang berlangsung lebih dari 10 hari, diare parah, sesak napas, dan mudah merasa lelah. Selain itu akan muncul bintik atau ruam pada kulit yang tidak kunjung hilang.

Penyakit AIDS Menular Melalui ….

Penyakit AIDS menular ketika sperma, cairan vagina, dan darah dari orang terjangkit masuk ke dalam tubuh orang lain. Penularan terjadi dengan hubungan seks yang tidak aman. Selain itu pemakaian jarum suntik yang tidak steril juga menyebabkan penyakit AIDS.

Baca Juga :  Penting! Berikut Tips Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan

Penanganan dan Pengobatan Penyakit AIDS

Hingga saat ini belum ditemukan obat bagi pengidap HIV. Namun perkembangan virus dalam tubuh seseorang bisa diperlambat untuk meningkatkan harapan hidup. Pengobatan terhadap orang yang telah terjangkit memerlukan pengawasan ketat dari dokter.

Semakin cepat diketahui virus HIV menjangkit tubuh maka semakin cepat pula pengobatan bisa diberikan. Jika penanganan lebih awal maka kemungkinan virus menjadi AIDS semakin kecil. Tetapi orang yang terjangkit harus terus mengkonsumsi obat untuk menekan perkembangan virus.

Perilaku yang Tepat terhadap Pengidap Virus HIV

Rasa takut akan tertular dengan virus HIV membuat orang memilih untuk menjauh. Keadaan inilah yang bisa membuat orang yang terjangkit menjadi minder dan tentu saja stres. Berikut ini adalah beberapa hal kecil yang bisa dilakukan untuk mendukung pengidap AIDS semangat menjalani hidup.

Menambah pengetahuan tentang HIV

Dengan mengetahui lebih jauh tentang virus dan penyakit ini maka seseorang akan sekaligus memahami cara penularannya. Sehingga tidak perlu merasa takut untuk tetap dekat dengan orang yang terinfeksi.

Baca Juga :  Ketahui Berbagai Jenis Gangguan Tidur Yang Jamak Terjadi

Mendorong agar menerapkan gaya hidup sehat

Mengajak dan menemani orang terinfeksi untuk berolahraga secara teratur. Cegah agar pengidap AIDS tidak merokok, mengkonsumsi alkohol atau obat berbahaya. Hal tersebut dapat memperparah keadaan.

Menjaga rahasia

Orang yang terjangkit virus maupun sudah terjangkit AIDS berhak mendapatkan perlindungan agar identitasnya tidak dipublikasikan. Jika ada orang yang terserang virus ini maka jangan sampai menyebarkan kepada orang lain.

Menyebarkan pengetahuan kepada orang lain

Jika seseorang telah mengetahui tentang HIV ada baiknya untuk memberitahu kepada orang di sekitarnya apalagi jika ada orang yang terjangkit. Dengan memberikan pengetahuan lebih dalam maka orang-orang akan lebih bisa memahami. Pengidap juga akan tidak merasakan diskriminasi sosial.