Panduan Lengkap Cara Bayar Pajak di Aplikasi Signal

Panduan Lengkap Cara Bayar Pajak di Aplikasi Signal

Pengguna kendaraan kini tidak perlu lagi ke Samsat terdekat untuk membayar pajak motor. Pasalnya, pembayaran pajak motor sudah bisa dilakukan secara online.

Korlantas Polri telah memiliki aplikasi Signal (Satelit Digital Nasional). Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat dengan mudah membayar pajak kendaraan secara online.

Signal merupakan aplikasi penerus Samsat Online Nasional (Samolnas). Dapat dikatakan bahwa Signal merupakan bentuk penyempurnaan dari aplikasi yang sudah ada.

Saat ini, meskipun statusnya masih dalam tahap uji coba mulai 21 Juni 2021 lalu, anda tetap dapat mengunduh aplikasi Signal. Adapun 15 wilayah sementara yang bisa menjalankan aplikasi tersebut antara lain Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali.

Berikutnya NTB, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Riau, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Utara.

Anda dapat membayar pajak di banyak bank, seperti BNI, BRI, Mandiri, BTN, BCA, CIMB Niaga, Bank Permata. Selain itu, anda juga dapat dibayarkan melalui Tokopedia.

Sebagai catatan, aplikasi ini hanya menyediakan pembayaran perpanjangan STNK tahunan dengan keterlambatan pembayaran kurang dari satu tahun.

Baca Juga :  Cara Mengurus NPWP Hilang dan Rusak, Bisa Online

Berikut cara bayar pajak motor online menggunakan aplikasi Signal:

  1. Unduh aplikasi Signal dan daftarkan diri anda pada link berikut >>> [KLIK DI SINI].
  2. Setelah mengunduh aplikasi, tekan mulai dan daftar.
  3. Kemudian isikan sejumlah data pada kolom yang disediakan, seperti lima digit terakhir nopol (nomor polisi), NIK dan lima digit terakhir nomor rangka. Setlah mengisi semuanya, tekan tombol “Lanjutkan”.
  4. Sistem kemudian akan memproses data yang anda masukkan selama kurang lebih satu menit. Jika datanya benar maka akan muncul data lengkap dan jumlah pajak kendaraan yang harus dibayar.
  5. Kemudian akan muncul kode pembayaran. Kode ini hanya berlaku selama dua jam.
  6. Pembayaran dapat dilakukan melalui bank atau metode lainnya sebagaimana telah dijelaskan di atas. Akan ada biaya administrasi.
  7. Setelah itu, akan diterbitkan e-Pengesahan TBPKB dan STNK yang berlaku selama 30 hari.
  8. TBKP/SKPD dan stiker Pengesahan STNK yang dikirimkan oleh Samsat dengan jasa ekspedisi akan dikirimkan ke alamat pemohon yang tercantum dalam STNK.

Perlu diketahui, jika alamat wajib pajak berbeda dengan alamat di STNK, anda dapat mengonfirmasikannya di call center Samsat setempat. Pengiriman akan diproses dalam 7 hari.

Baca Juga :  Cara Mengurus NPWP Hilang dan Rusak, Bisa Online