fbpx
Kenali Jenis-jenis Jerawat di Wajah dan Penyebabnya

Kenali Jenis-jenis Jerawat di Wajah dan Penyebabnya

Jerawat merupakan masalah kulit yang mengganggu penampilan. Ada beberapa jenis jerawat yang dapat muncul.

Jerawat dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu ringan, sedang dan berat. Berikut jenis-jenis jerawat yang perlu anda ketahui:

1. Komedo putih (white head)

Komedo adalah jenis jerawat dasar. Dengan kata lain, ketika minyak dan sel kulit bercampur dan menyumbat pori-pori, komedo muncul lebih dulu sebelum jerawat terbentuk.

Jika pori-pori tertutup dan anda melihat benjolan kecil berwarna putih atau berwarna daging, itu adalah komedo putih atau whiteheads.

Salah satu penyebab munculnya jerawat ini adalah perubahan hormonal. Pada masa tertentu, yaitu pubertas dan menstruasi, jumlah sebum atau minyak yang dihasilkan oleh pori-pori akan meningkat.

Akibatnya, pori-pori tersumbat dan menimbulkan komedo putih. Komedo putih juga dapat muncul di area dengan gesekan tinggi, seperti dagu.

2. Papula

Di antara orang-orang yang menemukan jerawat yang lebih besar mungkin adalah jenis jerawat papula. Papula adalah benjolan kecil berwarna merah di kulit.

Baca Juga :  4 Cara Menghilangkan Kantung Mata yang Mengganggu

Jerawat jenis ini terjadi karena sumbatan tidak sampai ke permukaan kulit dan sel kulit mati terus menumpuk. Akibatnya, folikel rambut juga mengalami tekanan yang dapat menyebabkan dinding folikel pecah.

Ketika ini terjadi, sebum dan bakteri yang terperangkap akan menyebar ke jaringan di sekitarnya. Hal ini pada akhirnya akan menyebabkan kemerahan, pembengkakan dan nyeri pada jerawat papula. Ketika komedo putih dan hita muncul, jerawat papula biasanya muncul.

3. Nodul atau kista jerawat

Jerawat jenis ini sangat kompleks dan membutuhkan banyak perawatan. Jerawat ini menembus jauh ke dalam kulit dan biasanya meninggalkan bekas jerawat permanen setelah sembuh.

Jika sudah seperti ini, anda berarti membutuhkan bantuan dokter kulit untuk mengobatinya. Semakin cepat anda memulai perawatan, semakin sedikit bekas luka permanen yang ditinggalkan.

4. Jerawat penuh nanah

Istilah medis untuk jenis jerawat ini adalah pustule. Kondisi ini mirip dengan papula, tetapi pustule berisi cairan kekuningan. Anda dapat menandai pustule dengan titik-titik kuning atau putih di bagian atas jerawat.

Baca Juga :  Ketahui Ini Fungsi dan Cara Merawat Bulu Kemaluan

Untuk mengobati pustule, cuci muka dengan produk anti jerawat yang mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat. Tahan godaan untuk tidak memencetnya. Soalnya, memencet jerawat bisa memperburuk kondisi jerawat dan bahkan mungkin menimbulkan komplikasi.

5. Jerawat batu

Jerawat batu umumnya berukuran besar, bernanah bahkan tampak seperti bisul. Jerawat ini muncul ketika pori-pori anda tersumbat oleh kotoran berlebihan.

Pengobatan jerawat batu dapat dilakukan dengan sering mencuci muka, mengeringkan nanah dan minum antibiotik.