fbpx
Hindari 4 Kesalahan Umum Ini Saat Menulis Karya Ilmiah
Source : freepik

Hindari 4 Kesalahan Umum Ini Saat Menulis Karya Ilmiah

Apakah kamu pernah menulis karya ilmiah? Bagi kita yang duduk di bangku kuliah tentunya sudah tidak asing lagi dengan karya ilmiah.

Nampaknya meskipun praktik menulis karya ilmiah sudah berlangsung lama, mahasiswa masih banyak melakukan kesalahan umum dalam menulis karya ilmiah.

Berikut kesalahan umum menulis karya ilmiah yang sering ditemukan

1. Ketidaksesuaian antara analisis dan identifikasi masalah

Kesalahan paling umum yang ditemukan dalam penulisan karya ilmiah adalah identifikasi masalah yang tidak sesuai dengan analisisnya.

Ibaratnya, identifikasi masalah adalah janji yang dibuat oleh penyusun karya ilmiah. Janji ini harus ditepati melalui analisis yang tepat. Sayangnya, banyak analisis yang dilakukan, tetapi tidak sesuai dengan identifikasi masalah yang diangkat.

Lebih lanjut, penyusun seringkali tidak menerapkan teori saat melakukan penelitian. Ini biasa terjadi dalam penulisan skripsi oleh mahasiswa jenjang sarjana.

2. Berbelit-belit

Kebanyakan penulis karya ilmiah sering berbelit-belit saat menyampaikan ide. Paragraf yang baik memiliki 1 gagasan utama yang diletakkan di kalimat pertama dan kalimat berikutnya merupakan penjelasan.

Untuk menghindari hal tersebut, penulis disarankan untuk membuat kerangka penulisan (outline) agar tidak terjadi penulisan yang berbelit-belit

3. Penggunaan istilah yang salah

Kita sering menjumpai penyalahgunaan istilah yang salah, terutama dalam penggunaan istilahdalam metode pembelajaran dan penelitian.

Dalam bahasa Indonesia model pembelajaran mengacu pada cara pengajaran, sedangkan dalam bahasa Inggris tidak ada istilah “learning model” tetapi “method/strategy”.

Selain itu, banyak mahasiswa yang masih bingung tentang penggunaan istilah tersebut dalam penelitian korelasi dan eksperimen.

4. Pengutipan

Pengutipan merupakan hal penting yang harus diperhatikan oleh penulis. Kutipan yang salah bisa berakibat fatal. Dugaan plagiarisme bisa terjadi karena salah melakukan pengutipan.