fbpx
Cara Terhindar Pompom Saham, Pemula Harus Tahu!

Cara Terhindar Pompom Saham, Pemula Harus Tahu!

Tahun 2020 hingga 2021 dikenal sebagai tahun kebangkitan investor ritel di Indonesia.

Hal ini tentu menjadi prestasi tersendiri bagi pasar modal Indonesia, namun peningkatan jumlah investor ritel yang tidak dibarengi dengan literasi yang mumpuni tentu menjadi masalah baru.

Ada risiko yang mengancam pelaku pompom saham, mulai dari sanksi administratif dan denda hingga sanksi pidana.

Hal ini juga diatur dalam Undang-Undang No 8 Tahun 1995. UU ini mengatur tentang penipuan dan otoritas berhak melakukan pemeriksaan bila ada pihak yang dirugikan.

Tidak etis untuk merekomendasikan saham, memamerkan portofolio, mengatakan saham yang dibeli menguntungkan atau mengimbaunya secara langsung, terutama bagi mereka yang tidak memiliki pengalaman pasar modal.

Ada beberapa tips bagi investor ritel agar tidak tergiur dengan saham pompom influencer.

1. Tetapkan tujuan investasi

Investor ritel harus memiliki tujuan hidup yang dapat diubah menjadi tujuan keuangan, yang pada akhirnya akan menjadi tujuan investasi.

Dengan cara ini, investor tidak akan terikat oleh saran orang atau hanya ikut-ikutan.

2. Pahami risiko investasi

Ingat, setiap investasi memiliki risiko. Investor harus memahami risiko dan profil produk yang dipilih. Selain itu, investor perlu memahami profil risiko investasinya.

3. Gunakan dana lebih dan hindari pinjaman

Dalam dunia investasi, disarankan agar investor menggunakan dana lebih guna menghindari penggunaan dana pinjaman untuk investasi.

Menggunakan uang pinjaman untuk investasi memiliki risiko ganda, terutama ketika anda menggunakan pinjaman online ilegal.

4. Perhatikan legalitas produk dan penjualnya

Penting juga untuk memahami legalitas produk investasi dan penjualnya (broker). Pastikan keduanya telah resmi memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

5. Lakukan investasi jangka panjang dan berkala

Risiko investasi investasi jangka panjang relatif rendah. Dia mencontohkan berinvestasi di pasar modal dalam waktu lima tahun biasanya investor akan mendapat untung.

Baca Juga :  Tips Investasi Reksadana, Cocok Bagi Investor Pemula

6. Batasi nilai investasi dan diversifikasi investasi

Hindari menginvestasikan banyak uang pada satu produk investasi karena sangat berisiko. Kami merekomendasikan untuk berinvestasi di berbagai instrumen atau disebut diversifikasi investasi.