fbpx
Cara Menghitung Bunga KPR Lengkap dengan Rumus

Cara Menghitung Bunga KPR Lengkap dengan Rumus

Bagi yang berminat mengajukan KPR (Kredit Pemilikan Rumah) perlu mengetahui rumus bunga KPR.

Selain itu, anda juga perlu mengetahui cara menghitung bunga KPR.

Walaupun perhitungan bunga KPR sudah dilakukan oleh penyedia dana.

Perlu dicatat bahwa ada tiga jenis bunga KPR, yaitu bunga flat, bunga efektif dan bunga anuitas. Berikut kami bagikan selengkapnya.

1. Bunga flat

Perhitungan bunga flat lebih sederhana dibandingkan jenis bunga lainnya. Namun, jenis bunga ini lebih umum digunakan untuk kredit jangka pendek.

Misalnya untuk produk konsumsi seperti handphone, peralatan rumah tangga, sepeda motor atau kredit tanpa agunan (KTA).

Komponen perhitungan bunga flat adalah pokok kredit dan besaran bunga.

Oleh karena itu, jumlah angsuran bulanan yang dibayarkan oleh pelanggan akan sama.

Ini adalah rumus untuk menghitung bunga flat:

Bunga = (P x i) : Jb

Keterangan:

  • P: pokok pinjaman awal
  • i: suku bunga per tahun
  • Jb: jumlah bulan dalam jangka waktu kredit

Contoh cara menghitung bunga KPR. Jika anda mengajukan KPR ke bank sebesar 120.000.000 rupiah, dengan jangka waktu 10 tahun, dan bunga tahunan 10 persen, dengan asumsi bunga pinjaman tidak berubah selama jangka waktu kredit, maka perhitungan angsuran sebagai berikut:

Baca Juga :  Simak! Ini Cara Mudah Bayar Tagihan Indihome Lewat Bank

Bunga = (120.000.000 x 10/100) : 120 = 100.000 rupiah
Cicilan pokok = 120.000.000 : 120 = 1.000.000 rupiah

Jadi, angsuran yang harus anda bayar setiap bulan adalah 1.000.000 rupiah + 100.000 rupiah = 1.100.000 rupiah

2. Bunga efektif

Suku bunga efektif dianggap lebih adil daripada bunga flat. Hal ini dikarenakan besaran pembayaran cicilan bervariasi dari bulan ke bulan dan dihitung hanya berdasarkan jumlah awal pokok pinjaman.

Rumus untuk menghitung bunga efektif adalah sebagai berikut:

Bunga = SP x i : 12

Keterangan:

  • SP: Saldo Pokok Pinjaman
  • i: suku bunga setiap tahun
  • 12: jumlah bulan dalam satu tahun

Contohcara menghitung bunga KPR efektif: Anda mengajukan kredit sebesar 360.000.000 rupiah dengan bunga tahunan 10 persen dan jangka waktu 10 tahun.

Bulan 1
Bunga = 360.000.000 x 10/100 : 12 = 3.000.000 rupiah
Angsuran pokok = 360.000.000 : 120 = 3.000.000 rupiah
Maka, total angsuran yang harus dibayarkan di bulan 1 adalah sebesar 6.000.000 rupiah

Bulan 2
SP = 360.000.000 – 3.000.000 = 357.000.000 rupiah
Besaran bunga: 357.000.000 x 10/100 : 12 = 2.975.000 rupiah
Total angsuran bulan 2 sebesar 5.975.000 rupiah

Baca Juga :  Mengenal Kredit Tanpa Agunan dan Jenisnya

Perhitungan tersebut berlanjut sampai jumlah pokok dilunasi dalam waktu 10 tahun.

3. Bunga anuitas

Rumus perhitungan bunga anuitas adalah sebagai berikut:

P x (i/12) : (1-(1+(i/12)-t

Keterangan

  • P adalah pokok pinjaman.
  • i adalah suku bunga.
  • t adalah periode kredit.

Contoh: Anda mempunyai plafon pinjaman KPR senilai 120 juta rupiah (P), jangka waktu 10 tahun (t), dan bunga tahunan 11 persen (i).

Total angsuran per bulan yang harus anda bayar adalah 120.000.000 x (11 persen/12) : (1-(1+(1/12) 10 ) = 1.653.000 rupiah.

Besar angsuran pokok setiap bulan:
Angsuran pokok bulan 1: 120.000.000 x 11 persen : 12 = 1.100.000 rupiah
Angsuran pokok bulan 2: 119.446.999 x 11 persen : 12 = 1.094.930 rupiah
Angsuran pokok bulan 3: 118.888.930 x 11 persen : 12 = 1.089.815 rupiah

Besar angsuran bunga tiap bulan:
Angsuran bunga bulan 1: 1.653.000 – 1.100.000 = 553.000 rupiah
Angsuran bunga bulan 2: 1.653.000 – 1.094.930 = 558.069 rupiah
Angsuran bunga bulan 3: 1.653.000 – 1.089.815 = 563.184 rupiah

Perhitungan tersebut akan terus berlangusng setiap bulan hingga jangka waktu pelunasan KPR anda berakhir, yaitu dalam 10 tahun di setiap bulannya.

Baca Juga :  Cara Mengajukan Kredit Kredivo dan Besaran Limitnya