Riset Dengkuran Kucing Bisa Sembuhkan Penyakit!

Riset: Dengkuran Kucing Bisa Sembuhkan Penyakit!

Pernahkah anda mendengar dengkuran kucing peliharaan anda? Apa yang sebenarnya dirasakan ketika kucing mendengkur?

Fakta kucing mendengkur memang tidak mengejutkan, tapi alasan kucing mendengkur sungguh mengejutkan.

Biasanya, dengkuran kucing dihubungkan dengan kebahagiaan. Namun, penelitian telah menunjukkan bahwa ketika kucing mendengkur, ia memiliki kekuatan penyembuhan yang luar biasa.

Mulai dari perbaikan tendon hingga penyembuhan tulang. Semua itu ada hubungannya dengan frekuensi dengkuran kucing.

Bagaimana dan mengapa kucing mendengkur?

Kucing rumahan dan kucing liar juga mendengkur seperti kucing hutan, cheetah, lynx Eurasia dan puma. Namun, singa, macan tutul, jaguar, dan harimau tidak mendengkur.

Percaya atau tidak, para ilmuwan tidak sepenuhnya yakin bagaimana dan mengapa kucing mendengkur. Mereka setuju bahwa laring (kotak suara), otot laring dan osilator saraf terlibat dalam menghasilkan suara yang ditafsirkan sebagai kepuasan.

Anak kucing mulai mendengkur ketika mereka berusia dua hari. Dokter hewan berpikir ini adalah cara naluriah bagi induk kucing untuk berkomunikasi dengan anaknya.

Begitu anak kucing belajar mendengkur, kucing tidak akan berhenti melakukannya. Kucing mendengkur tidak hanya untuk kesenangan dan kepuasan, tetapi juga ketika mereka merasa terluka atau kesakitan.

Dalam hal ini, itu bisa menjadi perilaku yang menenangkan diri, tetapi karena getaran frekuensi rendah dari mendengkur, itu juga dapat memberikan sumber penyembuhan alami.

Ilmuwan percaya dengkuran kucing lebih dari sekadar komunikasi. Dengan kata lain, dengkuran kucing juga terkait dengan penguatan dan perbaikan tulang, penghilang rasa sakit dan penyembuhan luka.

Sebuah penelitian tahun 2oo1 mempelajari 44 jenis kucing yang berbeda spesies.

Dengkuran kucing direkam dan dianalisis dengan saksama. Setiap spesies kucing telah dianalisis dengkuran kuat dalam rentang frekuensi antara 25 dan 150 Hz atau hertz.

Frekuensi mendengkur ini sesuai dengan frekuensi yang digunakan dalam pengobatan untuk penyembuhan tulang, nyeri, edema, pertumbuhan dan ketegangan otot, perbaikan tendon, dispnea,\ dan cedera.

Berikutnya, frekuensi kucing domestik, serval, ocelot dan puma adalah tepat pada 25 Hz dan 50 Hz. Frekuensi harmonik keempat spesies ini sangat kuat atau sangat mendekati 100 Hz.

Diketahui, frekuensi antara 25 dan 100 Hz sesuai dengan frekuensi penyembuhan dalam pengobatan terapeutik manusia.Penyembuhan tulang terjadi antara 25 dan 50 Hz, dan kulit serta jaringan lunak merespons frekuensi sekitar 100 Hz.

Para peneliti menyimpulkan bahwa dengkuran kucing adalah mekanisme internal yang memberikan kekuatan penyembuhan.

Kekuatan penyembuhan dengkuran kucing

Ketika ada bagian tubuh tertentu terluka, kucing yang berbaring bersebelahan akan mendengkur. Frekuensi dengkuran kucing adalah mekanisme penting untuk meningkatkan kepadatan tulang.

Tanpa olahraga atau gerak secara teratur, tulang akan melemah seiring waktu. Namun, mendengkur dapat merangsang kepadatan tulang kucing dan menjaganya pada tingkat yang sehat.

Sebuah studi yang pada Maret 2015 mengamati demineralisasi tulang yang disebabkan oleh osteoporosis pascamenopause.

Hasilnya, getaran dapat membantu meningkatkan kadar hormon pertumbuhan. Getaran seluruh tubuh diyakini dapat merangsang proses pembentukan tulang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *